Thursday, 31 December 2009

Selamat, Setidaknya Kita Masih Hidup!

Selamat! setidaknya sampai sekarang kita masih diberikan kehidupan. Kehidupan adalah awal dari semua apa yang kita bisa lakukan. Syukurilah kehidupan kepada pemberi hidup dengan menggunakannya untuk memperbaiki kehidupan diri dan kehidupan orang lain. Janganlah menjadikan hidup yang mengganggu kehidupan orang. Sebab hidup adalah hak asasi setiap orang.

Selamat! setidaknya kita masih diberikan kesehatan sampai sekarang. Kesehatanlah yang membuat kita bisa menikmati kehidupan dengan sempurna. Tanpa kesehatan betapa banyak nikmat Tuhan yang kita tidak bisa gunakan. Kita ada, tapi kita tidak bisa berbuat apa. Syukurilah kesehatan kepada pemberi Sehat, dengan menjaga dan memelihara kesehatan diri dan kesehatan orang lain. Jangnlah jadikan diri sebagai penyakit bagi orang, sebab setiap orang ingin sehat dan dapat menikmati kehidupan.

Selamat! Sampai saat ini kita masih diberikan kecukupan. Kecukupan dalam harta dan kecukupan dalam waktu. Berapapun jumlahnya, yakinlah itu yang terbaik buat kita. Jangan anda hidup dalam bayangan semu dengan angan yang jauh melebihi kemampuan yang anda miliki. Bersyukur atas apa yang ada anda miliki akan menjadikan hidup anda berkecukupan.

Selamat! sampai saat ini kita masih diberikan pengetahuan. Dengan pengetahuan kita bisa tahu bagaimana caranya menikmati hidup, menjaga kesehatan dan mendapatkan harta. Pengetahuan yang menjadikan kita berkembang dan turus menjadi lebih baik. Pengetahuan yang membangun peradaban. Pengetahuan yang menjadikan kita berbeda dengan makhluk Tuhan yang lain. Teruslah mencari pengetahuan sebab pengetahuan adalah anugerah Tuhan yang dititipkan di mana-mana. Hanya mereka yang gigih saja yang akan mendapatkannya.

Selamat! sampai kini kita masih diberikan rasa. Dengan rasa kita bisa menikmati keindahan hidup. Dengan rasa kita bisa merasakan kenyamanan dan keamanan. Dengan rasa kita bisa memahami apa yang tidak tergambarkan dan apa yang tidak terfikirkan. Dengan rasa kita bisa memahami apa yang tidak tertulis. Dengan rasa kita bisa mengetahui apa yang tidak terucap. Syukurilah semuanya kepada pemberi rasa. Hanya Dia yang dapat mempertahankan apakah kita akan tetap memiliki rasa ini sampai akhir hidup atau hanya sampai saat ini saja?

Selamat! Setidaknya kita bisa sampai pada detik ini. Namun hidup bukan hanya sampai sekarang, ia adalah kesinambungan masa lahi dan masa depan. Detik ini adalah bagian dari detik-detik yang panjang yang akan dilalui manusia. Detik ini sama saja dengan detik lain yang pernah ada. Hanya kita yang memberi ia makna berbeda. Karena kita telah memaknai maka nikmatiklah dia sebagi sebuah sesempatan untuk memahami semua apa yang telah kita lalui.

Selamat. Lanjutkan hidupmu esok hari.


2 comments: