Tuesday, 26 August 2008

Selamat Jalan Ayah


I
Dan ketika takdir itu datang
tidak ada kuasa mengubahnya
dan ketika masa itu tiba
tak ada yang mampu mengelakkan
ia datang begitu cepat kataku
tanpa aba-aba
aoakah Dia tidak menunjukkannanya?
atau aku yang alpa?

dan ketika ia datang
aku tak kuasa mengelaknya
selamat jalan Ayah....
melangkah lah dengan tenang
bekalmu cukup banyak untuk menempuh jalan panjang keabadian


II
selamat jalan bapak
selamat jalan guruku
selamat jalan pembimbingku

kau adalah pelita
yang menerangi gulita malamku
kau adalah bara
yang membakar ego-egoku
kenapa aku lupa bersandar dibahumu?
padahal di sana ada sejuta keindahan dan harapan

selamat jalan ayah
selamat jalan

Allahummaghfirlahu
warhamhu
wa'afihi
wa'fu'anhu
waakrim nuzulahu
wawassi' madkhalahu
waghsilhu bil ma-i
was salji
walbaradi
kama yunakhas saubal abyadhu
minad danasi

allahmmaghfirli
waliwalidayya
warham huma
kama rabbayani
saghira


III
ada semangat yang hilang ketika kau pergi. aku merasakan betapa ruhku ikut pudar. ada sejuta kisah yang belum kau ceritakan padaku. ada sejuta petua yang kau belum ngkapkan. aku masih balita dalam ilmu kehidupan. hanya sedikit dari ilmumu yang kau turunkan. kurasa ini belum cukup. aku masih miskin dengan kesabaran. aku masih kurang dalam ketabahan. aku masih lemah dalam semangat.

ku tahu kau telah berikan. tapi aku yang almu melakukan
aku lalai melaksanakan
aku meninggalkan kebenaran yang kau sisakan.

IV
tak habis kata ingin kutuliskan untukmu
atas semua apa yang kau telah lakukan demiku
atas semua pengorbanan hidupmu
kau bapakku
kau guruku
kau penunjuk jalanku
padamu do'aku selalu.

V
bapakku meninggal dunia pada tanggal 10 Agustus 2008 yang lalu. kepergian yang tiba-tiba menurutku. tanpa tanda yang aku dapat fahami. beliau masih menghadiri upacara pernikahan saudara sepupuku. sampai seore hari. dan saat mau pulang ketika matahari mulai senja ia merasa lemah. lemah dan lalu meninggalkan dunia.
inna lillahi wa inna ilaii raji'un.
selamat jalan Bapakku

VI
bagiku bapak adalah teladan, adalah semangat.




No comments:

Post a Comment